Ibu Sibuk – Ajak Anak Makan Sayur – 4 Cara Teratas (Dan 1 Trik Jangan Dipakai)

Apa yang lebih penting daripada mengajak anak Anda makan sayur? Ajak anak Anda makan dan NIKMATI sayuran!

Ini telah terbukti menjadi cara terbaik untuk meningkatkan peluang anak Anda makan dan MENIKMATI sayuran. Selain itu, salah satu trik yang sangat populer akan berhasil membuat anak-anak Anda makan sayur – namun hal ini akan membuat mereka semakin TIDAK MUNGKIN menikmati sayur dalam jangka panjang.

#4 Perkenalkan Berbagai Macam Sayuran dari 6 hingga 12 Bulan
Ada peluang besar antara usia 6 – 12 bulan ketika anak Anda ingin mencoba makanan baru dan lebih menerima makanan baru. Nantinya, ia secara alami akan menjadi lebih skeptis terhadap makanan “baru” apa pun – meskipun ia pernah melihat dan memakannya sebelumnya. Memperkenalkan anak Anda pada berbagai macam sayuran dan tekstur sebelum ia mencapai tahap ini dapat memaksimalkan jumlah makanan yang akan diterima anak Anda.

#3 – Sajikan Sayuran dengan Cara Netral
Jangan memiliki gambaran sebelumnya tentang apa yang akan dan tidak akan disukai anak Anda. Jika Anda memiliki sikap mengalah, “Saya tahu Billy akan membenci brokoli”, anak Anda akan menerima sikap negatifnya. Hal yang sama juga berlaku jika Anda mempermasalahkan fakta bahwa dia menyukai sesuatu, “Wow, kamu suka Brussels Sprouts”. Anak-anak cerdas, mereka akan menangkap pesan mendasar bahwa Brussel Sprouts adalah sesuatu yang TIDAK disukai dan kemungkinan besar anak Anda akan mengumumkan bahwa dia tidak menyukainya saat Anda menyajikannya lagi.

#2 – Pengulangan, Pengulangan, Pengulangan
Banyak anak melewati tahap di mana mereka skeptis terhadap sesuatu yang baru. Mereka akan mengumumkan bahwa mereka “membenci” sesuatu bahkan sebelum mereka mencobanya. Ini adalah tahap normal perkembangan anak Anda. Seperti bagaimana bayi tiba-tiba “menjadi aneh” dengan orang lain. Perkiraan jumlah rata-rata paparan makanan baru sebelum anak-anak menerimanya berkisar antara 5 hingga 30! Jika bayam merupakan makanan yang rutin Anda makan di rumah, tetaplah mengonsumsinya secara rutin. Pesan mendasar untuk anak Anda adalah bahwa di rumah Anda, orang-orang makan bayam. Anak Anda pada akhirnya akan mencobanya – dan dia mungkin menyukainya – atau tidak. Cobalah berbagai resep dan olahan, bayam matang sebagai lauk, salad bayam, bayam tumis – apa pun yang Anda suka saat memakannya.

#1 – Makan Sayuran Sendiri
Tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata dan anak kecil memperhatikan setiap gerakan yang kita lakukan. Cara nomor satu yang paling berhasil untuk memastikan anak Anda tidak makan sayur adalah dengan tidak makan sayur sendiri. Jadi, jadilah teladan pecinta sayur. Dan, jadikan semua orang dewasa yang penting dalam kehidupan anak Anda menjadi panutan pecinta sayur.

1 Trik JANGAN Digunakan
JANGAN menyelinap/menyembunyikan sayuran! Ini adalah trik yang populer. Anda tergoda untuk melakukannya karena khawatir anak Anda kurang makan sayuran. Meskipun Anda akan memenangkan pertarungan untuk makan sayuran dalam jangka pendek – Anda akan kalah dalam perang jangka panjang dalam membuat anak Anda makan dan MENIKMATI sayuran. Anak-anak itu cerdas dan cepat atau lambat akan paham. Mereka akan belajar bahwa sayuran (dan makanan secara umum) adalah sesuatu yang patut dicurigai. Itu akan mengikis kepercayaan mereka pada makanan dan Anda. Mereka juga akan belajar bahwa sayuran adalah sesuatu yang buruk yang perlu disembunyikan. Jika Anda tidak ada untuk menyembunyikannya, kecil kemungkinannya mereka akan memilih sayuran. Namun, ini tidak berarti Anda tidak bisa menambahkan bubur sayuran ke dalam sup, saus pasta, kue kering, dll. Jika Anda menyukai resepnya, gunakanlah. Yang penting adalah niatnya. Tanyakan pada diri Anda – apakah Anda menyembunyikan sayurannya atau menambahkannya karena Anda menikmati rasanya?